LAPAS PEREMPUAN PADANG | Kibaran Merah Putih di halaman Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Senin (17/08/2026), bukan sekadar bagian dari seremoni peringatan kemerdekaan. Di balik barisan petugas, peserta magang dan warga binaan, terselip pesan kuat bahwa kemerdekaan harus terus dihidupkan melalui kedisiplinan, pengabdian dan kerja nyata.
Dalam suasana penuh khidmat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh jajaran Lapas Perempuan Padang mengikuti upacara bendera dengan tertib. Nuansa kebangsaan terasa kuat ketika Sang Merah Putih perlahan dikibarkan, disaksikan seluruh peserta yang berdiri tegap memberikan penghormatan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriany Pohan, tampil sebagai Inspektur Upacara. Kepemimpinannya dalam momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas pemasyarakatan bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan pembinaan serta pelayanan yang mampu memberi harapan bagi masa depan.
Prosesi pengibaran bendera dilaksanakan oleh petugas Lapas Perempuan Padang. Setiap tahapan berjalan lancar dan penuh kedisiplinan. Barisan yang tertata serta sikap hormat seluruh peserta mencerminkan kesungguhan jajaran dalam memaknai kemerdekaan sebagai amanah yang harus dijaga bersama.
Momentum nasional tersebut semakin bermakna ketika Susi Andriany Pohan memberikan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX kepada Ibu Fitriyanti. Penghargaan itu menjadi bentuk penghormatan atas masa pengabdian, kesetiaan dan dedikasi yang telah diberikan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Apresiasi juga diberikan kepada Ibu Velsya Sukria Yulanda sebagai Pegawai Teladan. Penghargaan tersebut menjadi cermin bahwa kerja keras, kedisiplinan, tanggung jawab dan kemauan memberikan pelayanan terbaik merupakan nilai yang terus didorong tumbuh di lingkungan Lapas Perempuan Padang.
Bagi jajaran pemasyarakatan, penghargaan tersebut bukan hanya sebuah piagam atau tanda kehormatan. Di dalamnya terdapat pesan bahwa setiap tugas yang dilakukan dengan sungguh-sungguh memiliki arti. Dedikasi seorang pegawai, sekecil apa pun bentuknya, dapat menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.
Semangat kemerdekaan juga terasa dari keikutsertaan peserta magang dan warga binaan dalam upacara. Mereka berdiri bersama jajaran petugas dalam satu suasana kebangsaan. Pemandangan tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan juga menyentuh sisi kemanusiaan, karakter dan kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Bagi Susi Andriany Pohan dan jajaran Lapas Perempuan Padang, peringatan HUT ke-81 RI menjadi ruang untuk memperbarui semangat pengabdian. Kemerdekaan tidak cukup dikenang melalui upacara, tetapi harus diterjemahkan melalui pelayanan yang tulus, pekerjaan yang bertanggung jawab serta pembinaan yang memberikan kesempatan bagi setiap warga binaan untuk menatap masa depan dengan lebih baik.
Dari halaman Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Merah Putih kembali berkibar membawa pesan sederhana namun kuat: kemerdekaan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kepemimpinan Susi Andriany Pohan, penghargaan kepada pegawai berprestasi serta keterlibatan seluruh unsur pemasyarakatan, HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat tekad menghadirkan pemasyarakatan yang humanis, berintegritas dan terus bergerak memberikan kontribusi bagi Indonesia.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka bukan sekadar bebas dari penjajahan, tetapi juga tentang terus bekerja, mengabdi dan memberi manfaat bagi bangsa dan sesama.
#Kemenimipas #DitjenPas #KanwilDitjenPasSumbar #LapasPerempuanPadang #SusiAndrianyPohan #Pemasyarakatan #HUTRIke81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #MediaCenterLPPPadang
Katim RMO Group | Wyndoee